• Portal
  • Situs
  • Website
  • Portal
DTPHP
image

Kunjungan Kepala UPT. Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) ke Laboratorium Pengamatan Hama dan Penyakit (LPHP) Kapuas

Kunjungan Kepala UPT. Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Ir. Alpan M. Samosir, MMA ke Laboratorium Pengamatan Hama dan Penyakit (LPHP) Kapuas dalam rangka mengkoordinasikan kesiapan LPHP utk melakukan pengamanan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) pada Musim Tanam Oktober-Maret (OKMAR) 2024/2025, salah satunya pengembangan isolat Trichoderma guna menghambat perkembangan penyakit yg disebabkan oleh bakteri tular tanah."Dinas TPHP Prov. Kalteng banyak memanfaatkan mikroba lokal selain untuk menghambat perkembangan penyakit juga untuk pengembangan pupuk organik, seperti trichoderma, cendawan yg kita buat trichokompos dan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) atau bakteri pemacu pertumbuhan tanaman dari akar bambu, akar putri malu. Ini yg kita perbanyak di Laboratorium Agens Hayati (AH) beberapa tahun ini"𝑲𝒂𝒅𝒊𝒔 𝑻𝑷𝑯𝑷 𝑷𝒓𝒐𝒗. 𝑲𝒂𝒍𝒕𝒆𝒏𝒈𝑰𝒓. 𝑯𝒋. 𝑺𝒖𝒏𝒂𝒓𝒕𝒊, 𝑴𝑴

Selengkapnya
image

Rapat Koordinasi dan Evaluasi Kegiatan Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov. Kalteng Tahun 2024

Palangka Raya, 19 September 2024 – Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar rapat koordinasi dan evaluasi kegiatan peternakan dan kesehatan hewan.Kepala Dinas TPHP Kalteng, Ir. Hj. Sunarti, MM, dalam sambutannya menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi untuk terus mengembangkan sektor peternakan sesuai dengan visi dan misi Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran."Kami berkomitmen meningkatkan ketahanan pangan dan perekonomian melalui pengembangan usaha peternakan, yang merupakan salah satu fokus utama pembangunan di Kalteng," tuturnya.Komitmen tersebut telah diwujudkan dalam beberapa program strategis, di antaranya:1. Pembangunan Pabrik Pakan di Parenggean: Fasilitas ini diharapkan dapat mendukung ketersediaan pakan berkualitas bagi peternak lokal, sehingga meningkatkan efisiensi usaha peternakan.2. Pembangunan Apartemen Ayam Broiler dan Pedaging: sebagai kendang penyangga dalam penanganan inflasi dan role model modernisasi peternakan ayam3. Pengembangan Cluster Sapi: Program pengembangan klaster sapi akan dilaksanakan pada tahun 2025 sebagai upaya peningkatan populasi dan kualitas ternak sapi di Kalimantan Tengah.4. Penyebaran Bibit Ternak: Penyebaran bibit unggul ternak terus dilakukan untuk meningkatkan produktivitas peternak dan mendukung program swasembada daging.5. Penanganan Kesehatan Hewan dan Kesehatan Veteriner: Penanganan kesehatan hewan, termasuk pencegahan penyakit menular dan layanan kesehatan veteriner, menjadi prioritas untuk menjaga kualitas dan kesejahteraan ternak di wilayah Kalimantan Tengah.Rapat ini diharapkan menjadi momentum untuk menyelaraskan program-program peternakan di Kalteng, sekaligus mengevaluasi pencapaian dan kendala yang dihadapi dalam rangka mendukung pembangunan sektor pertanian dan peternakan yang berkelanjutan.

Selengkapnya
image

Identifikasi Virus Rabies Dengan Metode Pengujian FAT.

Kegiatan 𝙐𝙋𝙏.𝙇𝙖𝙗𝙤𝙧𝙖𝙩𝙤𝙧𝙞𝙪𝙢 𝙆𝙚𝙨𝙚𝙝𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙃𝙚𝙬𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙆𝙚𝙨𝙚𝙝𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙈𝙖𝙨𝙮𝙖𝙧𝙖𝙠𝙖𝙩 𝙑𝙚𝙩𝙚𝙧𝙞𝙣𝙚𝙧 𝙋𝙧𝙤𝙫.𝙆𝙖𝙡𝙩𝙚𝙣𝙜_Identifikasi virus rabies dengan metode pengujian FAT.Metode FAT, atau Test Antigenik Fluoresen adalah metode laboratorium yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan virus rabies dalam sampel. Metode ini melibatkan penggunaan antigen rabies yang difluoresen, yang kemudian dicampur dengan sampel yang dicurigai mengandung virus rabies. Jika virus rabies hadir, ia akan bereaksi dengan antigen dan menghasilkan tanda fluoresensi yang dapat dideteksi menggunakan mikroskop.Metode FAT adalah metode yang sensitif dan spesifik untuk mendeteksi virus rabies, dan sering digunakan untuk mendiagnosis rabies pada hewan dan manusia."Kegiatan ini adalah metode yang penting untuk mengontrol dan mencegah penyebaran virus rabies, dan dapat membantu dalam upaya untuk mengidentifikasi dan mengisolasi hewan yang terinfeksi dengan virus. Di Kalimantan Tengah masih endemis dan masih ditemukan kasus kematian akibat gigitan anjing rabies. Untuk itu, Pemprov Kalteng sangat mendukung kegiatan vaksinasi rabies"𝑲𝒂𝒅𝒊𝒔 𝑻𝑷𝑯𝑷 𝑷𝒓𝒐𝒗. 𝑲𝒂𝒍𝒕𝒆𝒏𝒈𝑰𝒓. 𝑯𝒋. 𝑺𝒖𝒏𝒂𝒓𝒕𝒊, 𝑴𝑴

Selengkapnya
image

Kadis TPHP Prov. Kalteng, Ir. Hj. Sunarti, MM, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pilot project cetak sawah rakyat di Kecamatan Dadahup

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Kalimantan Tengah, Ir. Hj. Sunarti, MM, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pilot project cetak sawah rakyat di Kecamatan Dadahup, Kamis (19/9).Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan lahan cetak sawah yang direncanakan.Selain pengecekan lapangan, juga dilaksanakan rapat koordinasi persiapan Hari Pangan Sedunia (HPS) tahun 2024.Dalam rapat tersebut, dibahas penentuan venue, berbagai langkah strategis yang akan diambil untuk menyukseskan HPS, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan sektor pertanian di Kalimantan Tengah.“Kami terus berupaya memperkuat produksi pangan melalui program cetak sawah rakyat ini, dan persiapan Hari Pangan Sedunia merupakan salah satu langkah penting untuk meningkatkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Ir. Hj. Sunarti, MM, saat berada di lokasi.Program cetak sawah rakyat ini merupakan bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam meningkatkan produksi pangan lokal serta memberdayakan masyarakat tani untuk lebih mandiri dan berkelanjutan.Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat di wilayah Dadahup dan sekitarnya dapat memanfaatkan lahan yang ada secara optimal guna mendukung ketersediaan pangan bagi daerah dan nasional.Kegiatan pengecekan dan rapat koordinasi ini menandai komitmen Dinas TPHP Kalteng dalam mendukung sektor pertanian dan mempersiapkan agenda besar Hari Pangan Sedunia yang menjadi momentum penting untuk menyuarakan pentingnya ketahanan pangan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Selengkapnya
image

Kadis TPHP Prov.Kalteng, Ir. Hj. Sunarti, MM., hadiri Rapat Koordinasi Persiapan Kegiatan Cetak Sawah Provinsi Kalimantan Tengah.

Palangka Raya, 18 September 2024 - Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan, Ir. Hj. Sunarti, MM., hadiri Rapat Koordinasi Persiapan Kegiatan Cetak Sawah Provinsi Kalimantan Tengah.Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan langkah dan strategi demi memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam rangka realisasi kegiatan cetak sawah di Provinsi Kalimantan Tengah.Andi Nur Alam Syah, S.TP., M.T., dalam sambutannya menyampaikan agar setiap unsur yang terlibat dalam kegiatan cetak sawah harus membuka pintu kerjasama."Sekat-sekat sektoral harus bisa melebur dan kerjasama, kolaborasi dan sinergisme sangat dibutuhkan untuk meyukseskan kegiatan cetak sawah Provinsi Kalimantan Tengah. Tujuan rapat koordinasi hari ini adalah untuk menyatukan pemahaman dan membuka pintu selebar-lebarnya agar kita dapat mencapai target yang sudah ditentukan."Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo, S.Sos., M.M., juga menegaskan pentingnya keaktifan seluruh pihak."Keberhasilan program cetak sawah ini penting untuk Kalimantan Tengah. Saya harap, dengan koordinasi yang baik, semua kendala bisa diatasi dan program ini bisa berjalan dengan lancar" tegas beliau.Setelah kegiatan pembukaan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan oleh Direktur Perlindungan dan Penyediaan Lahan, Direktorat Jenderal PSP, Direktur Perbenihan Tanaman Pangan, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Direktur Pupuk dan Pestisida, Direktorat Jenderal PSP, dan Kepala Biro Perencanaan. Sesi pemaparan ini dipimpin langsung oleh Ir. Hj. Sunarti, MM.

Selengkapnya
image

Temu Teknis Penyuluh Pertanian Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2024

Kadis TPHP Prov. Kalteng Memimpin Kegiatan Temu Teknis Penyuluhan Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2024 dalam rangka Penguatan Kelembagaan Penyuluhan Tahun 2024 dan membahas kesiapan Kabupaten/Kota untuk mensukseskan Jambore Tani Tahun 2024, Palangka Raya (18/09/2024)

Selengkapnya
image

UPT Labkeswan dan Kesmavet Identifikasi Parasit pada Darah Ternak

Kegiatan UPT. Laboratorium Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan&Kesmavet)Identifikasi parasit darah pada ternak ruminansia/Sapi dengan metode ulas darah tipis, dilakukan di Lab Parasitologi_UPT Keswan&Kesmavet.

Selengkapnya
image

Kunjungan Gubernur Kalteng Bersama Ketua TP. PKK Prov. Kalteng dirangkaikan dengan Kegiatan Pasar Murah.

Kuala Kapuas, Jum’at (13/9/2024)- Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran  bersama Ketua TP. PKK Ivo Sugianto Sabran bersilaturahmi dengan mahasiswa dan civitas akademika  Sekolah Tinggi Agama Islam ( STAI) Kuala Kapuas, bertempat di halaman Kampus STAI komplek Islamic Center Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas. pertemuan tersebut sekaligus membuka pasar murah untuk lingkup STAI Kuala Kapuas. Kunjungan tersebut selain silaturahmi,  Gubernur juga ingin mendengar dan menyerap langsung aspirasi mahasiswa, khsususnya kendala mahasiswa dalam menuntut ilmu di perguruan tinggi. Pemprov Kalteng terus berupaya meningkatkan kapasitas SDM di sektor pendidikan, agar generasi muda Kalteng khususnya, mampu mengenyam pendidikan sekurangnya S1, melalui Program Tabungan Berkah ( TABE) Mahasiswa, TABE Wirausaha untuk membantu mahasiswa untuk mengembangkan wirausaha mandiri, hingga program kuliah gratis untuk masyarakat kurang mampu. Sebanyak 20 ribu mahasiswa diperuntukkan bagi bantuan TABE  sebesar 7,5 juta rupiah per mahasiswa, program ini saat ini sudah berjalan. Akan  halnya dengan program TABE wirausaha, ini diperuntukkan bagi mahasiswa untuk mengembangkan wirausahanya sembari kuliah. Persentase  lulusan SLTA yang melanjutkan ke perguruan tinggi masih relatif kecil, maka Pemprov Kalteng harus melakukan intervensi melalui program kuliah gratis bagi 10 ribu orang. Kecilnya persentase melanjutkan kuliah ini dikarenakan berbagai alasan, diantaranya karena faktor keterbatasan ekonomi. Maka, melalui program kuliah grtatis ini, diharapkan tidak ada alasan lagi bagi anak-anak Kalimantan Tengah, untuk tidak melanjutkan kuliah. “ Pendidikan adalah investasi untuk masa depan bangsa, yang tidak bisa kita nilai dengan seberapa besar biaya yang kita gelontorkan,  namun kita akan mampu memetik manfaatnya di masa akan datang” Tegas Sugianto Sabran.

Selengkapnya
image

Kunjungan ke Lokasi Gerakan Penanganan Dampak Perubahan Iklim.

UPT Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov. Kalteng (BPTPH) melakukan Kunjungan ke Lokasi Gerakan Penanganan Dampak Perubahan Iklim.

Selengkapnya
image

Rapat Koordinasi Persiapan Kunjungan Presiden RI

Palangka Raya, 17 September 2024 – Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah, Ir. Hj. Sunarti, MM., turut menghadiri dan memberikan sambutan pada Rapat Koordinasi Persiapan Kunjungan Presiden RI Terpilih yang digelar pada hari Selasa, 17 September 2024. Rapat ini bertujuan untuk mematangkan segala persiapan menyambut kedatangan Presiden RI Terpilih, Prabowo Subianto, ke Kalimantan Tengah. Mengawali sambutannya, Ir. Hj. Sunarti, MM., menekankan bahwa masalah pertanian merupakan isu penting yang memerlukan penanganan segera. Ia menjelaskan bahwa Kementerian Pertanian saat ini terus menjalankan program strategis untuk meningkatkan produktivitas, salah satunya melalui Perluasan Areal Tanam (PAT) yang sedang gencar dilakukan pada tahun 2024. Kalimantan Tengah, menurutnya, menjadi fokus perhatian para stakeholder dan praktisi pertanian, terutama dengan adanya rencana kunjungan  Prabowo Subianto sebagai Presiden RI terpilih pada peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) 2024, yang puncaknya akan berlangsung di lokasi cetak sawah di Kabupaten Kapuas. Ir. Hj. Sunarti, MM., menyoroti peran penting Kalimantan Tengah dalam pembangunan pertanian nasional. “Termasuk Kalteng menjadi primadona pusat perhatian semua stakeholder dan kalangan praktisi bidang pertanian, termasuk salah satunya dengan rencana kunjungan Prabowo Subianto pada peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) Tahun 2024 yang puncaknya direncanakan di lokasi cetak sawah di Kabupaten Kapuas,” ujarnya.Ia juga menambahkan bahwa Kalimantan Tengah didorong untuk menjadi lumbung pangan yang strategis sebagai daerah penyangga bagi Ibu Kota Negara (IKN) melalui Optimalisasi Lahan (Oplah) dengan target minimal seluas 500.000 hektar.  Selain itu, Ir. Hj. Sunarti, MM., juga menyampaikan tantangan dalam pembangunan pertanian. "Salah satu tantangan yang dihadapi dalam pembangunan pertanian, khususnya tanaman pangan, adalah semakin berkurangnya Luas Baku Sawah (LBS). Hal ini menjadi salah satu penyebab menurunnya produksi padi pada periode lima tahun terakhir. Namun demikian, dalam upaya terus meningkatkan produktivitas pertanian, pada tahun 2024 Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bekerjasama dengan Bank Kalteng akan meluncurkan program Kartu Tani Berkah melalui pemberian bantuan kepada petani berupa uang senilai Rp 500.000,- untuk pembelian sarana dan produksi pertanian seperti pupuk, pestisida, kapur, dan lain-lain,” jelasnya. Kehadiran Prabowo Subianto sebagai Presiden RI Terpilih dalam kunjungannya ke Kalimantan Tengah diharapkan akan membawa terobosan bagi sektor pertanian dan memberikan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan.

Selengkapnya