• Portal
  • Situs
  • Website
  • Portal
DTPHP
Image

Perlindungan kawasan konservasi dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) membutuhkan langkah penanganan yang terkoordinasi, termasuk dukungan sarana dan ketersediaan air di lokasi terdampak. Upaya tersebut menjadi perhatian dalam penanganan Karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Kabupaten Kotawaringin Barat, melalui penguatan distribusi air untuk menunjang proses pemadaman di lapangan.

Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, meninjau upaya penguatan pasokan air tersebut bersama jajaran pemerintah daerah dan unsur terkait. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah, H. Rendy Lesmana, turut hadir dalam kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap sinergi lintas sektor dalam menghadapi Karhutla di wilayah Kalimantan Tengah. Ketersediaan air menjadi salah satu aspek penting untuk mendukung petugas dalam menjangkau dan menangani titik kebakaran, terutama di kawasan yang memiliki tantangan akses.

Taman Nasional Tanjung Puting merupakan kawasan dengan nilai ekologis tinggi yang perlu dijaga dari dampak kebakaran. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, petugas pemadam, serta pihak terkait menjadi bagian penting dalam mengoptimalkan penanganan di lapangan. Melalui koordinasi dan dukungan bersama, upaya pengendalian Karhutla diharapkan semakin efektif sehingga kelestarian ekosistem dan habitat satwa di kawasan TNTP dapat terus terlindungi.